DBD dan Pemberdayaan Masyarakat
Posted on 15 Agustus 2009
Filed under
MAJALAH INSIDE
| Leave a Comment
DBD dan Pemberdayaan Masyarakat
oleh Arda Dinata
Demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Departemen Kesehatan telah menetapkan 5 kegiatan pokok sebagai kebijakan dalam pengendalian penyakit DBD yaitu menemukan kasus secepatnya dan mengobati sesuai protap, memutuskan mata rantai penularan dengan pemberantasan vektor (nyamuk dewasa dan jentik-jentiknya), kemitraan dalam wadah Pokjanal DBD (kelompok kerja operasional DBD), pemberdayaan masyarakat dalam gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN 3M Plus) dan peningkatan profesionalisme pelaksana program.
Berbagai upaya telah dilakukan untuk menanggulangi terjadi-nya peningkatan kasus, salah satunya dan yang paling utama adalah dengan memberdayakan masyarakat dalam kegiatan pemberantas-an sarang nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M (menguras-menutup-mengubur). Kegiatan ini telah diintensifkan sejak 1992 dan pada 2000 dikembangkan menjadi 3M Plus yaitu dengan cara menggunakan larvasida, memelihara ikan dan mencegah gigitan nyamuk.
Selama ini berbagai upaya untuk memberdayakan masyarakat dalam PSN-DBD sudah banyak dilakukan, tetapi hasilnya belum optimal dapat merubah perilaku masyarakat untuk secara terus menerus melakukan PSN-DBD di lingkungan masing-masing.
Untuk mengoptimalkan pemberdayaan masyarakat dalam PSN DBD, pada tahun 2004 WHO memperkenalkan suatu pendekatan baru yaitu Komunikasi Perubahan Perilaku/KPP (Communications for Behavioral Impact/COMBI), tapi beberapa negara di Asean (Malaysia, Laos, Vietnam), Amerika Latin (Nikaragua, Brazil, Cuba) telah menerapkan pendekatan ini dengan hasil yang baik. Di Indonesia sendiri sudah diterapkan daerah uji coba yaitu di Jakarta Timur dan memberikan hasil yang baik.
Pendekatan tersebut lebih menekankan pada kekompakkan kerja tim (sebagai tim kerja dinamis). Perumusan dan penyampaian pesan, materi dan media komunikasi direncanakan berdasarkan masalah yang ditemukan oleh masyarakat dengan cara pemecahan masalah yang disetujui bersama. Akhhirnya, dengan pendekatan KPP/COMBI diharapkan perubahan perilaku masyarakat ke arah pemberdayaan PSN dapat tercapai secara optimal. [Arda D].***
Anda tertarik Majalah Inside (Versi PDF) tersebut, silahkan kirim Rp. 25 Ribu saja ke Bank BNI No. Rekening: 0118657077 atas nama Arda Dinata, lalu sms ke no. 081320476048.
Daftar Isi Majalah Inside Vol.III. No.02/Desember 2008:
SUDUT REDAKSI …….. 2
DAFTAR ISI …… 3
CAKRAWALA …… 4
EDITORIAL:
DBD dan Pemberdayaan Masyarakat ...… 5
FOKUS UTAMA:
Pemberdayaan DBD ...… 6
Manajemen Lingkungan Dalam Penanggulangan DBD ….. 8
Strategi Penanggulangan DBD …. 13
Strategi Utama Pemberdayaan Atasi DBD ….. 16
Mengenal Diagnosa Serologis Virus Dengue ….. 18
Wolbachia: Alternatif Pengendali Vektor Dengue ….. 20
Model Kepercayaan Kesehatan ….. 23
LAPORAN DAERAH:
Penanggulangan DBD di Priangan …… 24
HASIL PENELITIAN:
Pemberdayaan Kelompok Ibu Rumah Tangga Dalam Penanggulangan Demam Berdarah Dengue (DBD) Melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di Kelurahan Adiarsa Barat Kab. Karawang ..... 28
SPIRIT LOKA:
Menuju Puncak Kesuksesan …..50
Cara Mengirimkan Artikel ke Media Massa ….. 54
ALTERNATIF:
Ekstrak Kulit Jengkol Atasi Jentik DBD …. 59
PENDIDIKAN:
Imunositokimia: Teknik Pendeteksi Virus Dengue …. 67
Berkenalan Dengan Nyamuk …. 71
Perubahan Perilaku Bukti Keberhasilan Pemberdayaan Masyarakat …. 73
DUNIA PUSTAKA:
6 Trik Menjadi Penulis Artikel …. 76
TAFAKUR:
Penentuan Jenis Kelamin Nyamuk ….. 78
Anda tertarik Majalah Inside (Versi PDF) tersebut, silahkan kirim Rp. 25 Ribu saja ke Bank BNI No. Rekening: 0118657077 atas nama Arda Dinata, lalu sms ke no. 081320476048.
Anda ingin seperti mereka? Daftar GRATIS:
Caranya SMS dengan format sbb:
REG.NO HP ANDA. NAMA ANDA.-..-
Contoh: REG.081809616519.CANTIK JELITA.-.-
Lalu SMS ke: 081320476048
Agar Nyamuk Tak Sempat Menggigit
Posted on 21 Januari 2009
| Leave a Comment
| ILMU MENJADI KAYA | Potensi Menghasilkan Jutaan/bln Terbukti ! Saya Buktiknya, 100% Halal ! http://www.bisnisotomatis.com Anda tidak mudah percaya ?? Jika anda tidak mudah percaya , berarti hidup anda tidak akan berubah. http://www.formulabisnis.com SISTEM MESIN UANG OTOMATIS Berusaha & berdo'a serta ikuti cara kami Semoga akan teratasi,insya Allah. http://www.formulabisnis.com/?id=ws25198 DEMAM BERDARAH DENGUE Agar Nyamuk Tak Sempat Menggigit Kompas: Senin, 5 Januari 2009 | 00:45 WIB Memasuki musim hujan, serangan penyakit demam berdarah dengue patut diwaspadai. Penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk itu telah menelan banyak korban. Namun, segala upaya untuk memutus mata rantai penularan penyakit itu masih kurang efektif. Di tengah ketidakberdayaan melawan demam berdarah dengue di berbagai negara tropis di dunia, sekelompok peneliti Australia didanai miliarder Bill Gates mengklaim telah menghasilkan riset yang dapat membantu memerangi DBD dengan cara menghentikan jalur penularan penyakit itu. Mereka berhasil menginfeksi nyamuk penyebar penyakit tropis itu dengan bakteri Wolbachia sehingga kemampuannya menularkan dengue ke manusia berkurang. Caranya, dengan menginfeksi nyamuk pembawa penyakit itu dengan parasit yang memperpendek masa hidup nyamuk itu. Dalam paparan hasil penelitian pada jurnal Science dijelaskan, bakteri Wolbachia menyebar dengan baik melalui uji laboratorium pada nyamuk-nyamuk yang berkembang biak. Dengue hanya dibawa nyamuk dewasa sehingga membunuh mereka bisa memutus mata rantai penularan DBD. Mereka telah menginfeksi 10.000 embrio nyamuk dengan bakteri itu. Tes itu untuk melihat sejauh mana bakteri itu bisa mengurangi masa hidup serangga tanpa membunuhnya atau mencegah perkembangbiakan mereka Para peneliti dari Universitas Queensland di Brisbane, Australia, mengambil strain yang dikenal dengan nama Wolbachia untuk memperpendek masa hidup nyamuk vektor DBD. Nyamuk yang membawa virus dengue tak secara alami rentan terhadap bakteri sehingga peneliti membuat nyamuk beradaptasi agar infeksi itu berhasil. Bakteri itu dapat menyebar dari nyamuk betina yang terinfeksi kepada keturunannya. Hal ini bisa memperpendek masa hidup nyamuk itu dan embrionya. Penentuan apakah hal itu dapat menghilangkan nyamuk pembawa virus merupakan tantangan tersendiri. Virus itu menyerang manusia saat nyamuk membawa virus tersebut dalam darah. Selama ini pemberantasan nyamuk dilakukan dengan insektisida, tetapi hal ini bisa menimbulkan resistensi nyamuk terhadap paparan bahan kimia. Potensi Wolbachia sebagai satu jalan pengendalian populasi nyamuk cukup menjanjikan. Studi terakhir menawarkan harapan—meskipun di bawah kondisi laboratorium—bahwa hal itu kemungkinan berjalan efektif. "Kuncinya adalah hanya nyamuk berusia sangat tua yang dapat menularkan penyakit itu," kata Prof Scott O'Neill, peneliti. Ini berarti hanya nyamuk dewasa yang berbahaya bagi manusia dan dengan membunuh nyamuk-nyamuk itu akan mengurangi kemampuan mereka menginfeksi. Upaya ini dinilai jalan murah untuk mengatasi masalah itu, khususnya di daerah urban, saat metode lain pengendalian penyakit itu sulit dilakukan. (BBC/AFP/EVY) |
Nama baru untuk Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!
-
MENU AKADEMI P2B2 INDONESIA:
| DUNIA P2B2 | DUNIA NYAMUK | DUNIA LALAT | DUNIA TIKUS | DUNIA KECOA | MAJALAH INSIDE | PUSTAKA P2B2 |
| CARA MUDAH DAPAT DOLLAR | PROGRAM IKLAN INDONESIA |
|
Categories
- MAJALAH INSIDE (2)
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Kantor Pusat: Jl. Raya Panganadaran Km.3 Pangandaran Ciamis 46396 Telp. (0265) 630058 Copyright © 2006-2007, Miqra Indonesia, Email : miqra_indo@yahoo.co.id Homepage : http://www.miqra.blogspot.com/ Design by Arda Dinata, Wong Tempel Kulon - Kec. Lelea - Kab. Indramayu - Indonesia |
Mengenai Saya
- Arda Dinata
- Penulis Lepas dibeberapa media cetak maupun elektronik & PNS di Loka Litbang P2B2 Ciamis Balitbangkes Depkes. R.I. HP. +6281320476048













